Jakarta, 25 September 2025 — Komitmen untuk menjadikan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai *Green Campus* bukan lagi sekadar wacana. Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Dekan menunjukkan langkah nyata dan progresif dalam mendukung transformasi lingkungan kampus yang lebih hijau, berkelanjutan, dan berbasis ilmu pengetahuan.
Di bawah kepemimpinan Dekan FST, Prof. Husni Teja Sukmana S.T., M.Sc, Ph.D. , FST telah melaksanakan serangkaian kegiatan yang konkret dan berdampak langsung terhadap pelestarian lingkungan. Beberapa program unggulan yang telah berjalan di antaranya:
1. Pengelolaan Limbah Laboratorium
FST telah memulai program pengelolaan limbah di lingkungan laboratorium dengan bekerjasama pihak ke-3 yaitu PT Jalan Hijau. Pengumpulan, pencatatan, penyimpanan, dan pelabelan limbah dilakukan sesuai standar keamanan dan regulasi lingkungan, sebagai bentuk tanggung jawab terhadap dampak aktivitas praktikum terhadap ekosistem. Pada Bulan Juni telah dilakukan serah terima dan pengangkutan limbah yang ada di TPS (Tempat Penyimpanan Sementara) milik PLT-FST UIN Jakarta kepada PT. Jalan Hijau sejumlah 841 kg yang terdiri atas limbah kaca (pecah belah), limbah B3, dan limbah infeksius.
2. Sosialisasi Pengolahan Limbah B3
Tidak hanya pengelolaan, FST juga menyelenggarakan kegiatan **sosialisasi dan edukasi internal** tentang pentingnya pengolahan limbah B3 bagi dosen, tenaga laboratorium, dan mahasiswa. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh sivitas akademika memiliki kesadaran kolektif akan pentingnya tata kelola limbah yang benar, aman, dan ramah lingkungan. Saat ini kompos yg sdh matang siap digunakan 300 kg dan masih ada bahan yang sedang proses pengomposan di dalam 13 drum komposter (sekitar 377 kg) yang dibuat bahan baku rumput kering yg sdg proses pengomposan 905 kg.
3. Pengolahan Limbah Organik
FST turut mengembangkan sistem pengolahan limbah organik skala kecil sebagai bagian dari program kampus berkelanjutan. Limbah sisa makanan dan dedaunan dikumpulkan dan diolah menjadi kompos, yang kemudian dimanfaatkan untuk keperluan pertanian edukatif di kebun percobaan Agribisnis. Limbah berasal dari rumput kering, Daun sisa sayuran dari kegiatan green house dan kebun percobaan. Hasil kompos digunakan kembali untuk pemupukan pada kegiatan praktikum.
4. Konservasi Tanaman Pisang di Kebun Agribisnis
Sebagai bagian dari konservasi keanekaragaman hayati, FST juga menginisiasi program **konservasi tanaman pohon pisang** di kebun Agribisnis. Tanaman ini tidak hanya memiliki nilai ekologis dan ekonomis, tetapi juga berfungsi sebagai edukasi lapangan bagi mahasiswa dalam praktik pertanian berkelanjutan dan konservasi plasma nutfah lokal. Beberapa jenis pisang yang ditanam diantaranya Pisang Mulyo, Pisang Sang Mulyo, atau pisang FHIA F-17. Varietas pisang ini dikembangkan oleh petani di Srimulyo, Dampit, Malang, Jawa Timur, pisang tanduk (Musa paradisiaca), Pisang Mas (Musa Acuminata), Pisang Australia, Pisang Raja Siam, Pisang Rejang, Pisang Merah, Pisang Kepok Kuning, Pisang Ambon, Pisang Raja Sere, dll.


























